Singapore National Gallery : A Must Visit Buat Pecinta Seni dan Sejarah

Well now time to get more civilized.. ciyeeehh.. eijkee pengen bahas Singapore National Gallery.. National gallery ini boleh dibilang juga lumayan gress baru dibuka tahun 2015 yang lalu. Chuamiy gw sebenernya dah sering ngajakin ke sana tapi ya gitu deeeh suka ngga nemu waktu yang pass, soalnya dia kan bisanya weekend sementara weekend itu gw justru lagi sibuk sibuknya.

Nah setelah akhirnya menu waktu yang pass, dan kami bertiga kesana.. Jreng jreeeeennngggg ternyata BUAGUSS BANGETTT. Duh harusnya ngajak si cici teteh anak gw yg pertama yang sekarang lagi high school di USA..  banyak spot instragramable dan banyak tangga tangga yang pasti keren nih kalau dia ikut.. ntar lah kalau dia pas pulang ke singapore kita kesini lagi.

National Gallery ini menempati gedung yang dulunya adalah City Hall (Balai Kota)  dan Supreme Court Building (kalau di Indo: Gedung Mahkamah Agung). City Hall (balai kota) sekarang pindah ke kompleks parliament di North Bridge road. Kedua gedung ini ditetapkan sebagai national monument, dan harus dilestarikan keberadaannya, dan pada tahun 2015 pemerintah Singapura memutuskan untuk mengubah fungsi kedua bangunan ini untuk menjadi National Gallery yang baru dan untuk itu diadakanlah sebuah sayembara International.

Akhirnya yang menang dan dapat kesempatan untuk mendesign bangunan national gallery ini namanya Studio Milou berkolaborasi dengan CPG Consultant. Studio Milou ini emang specialisnya untuk bangunan bangunan museum dan gallery. Konsep utama dari design nya adalah memberi sentuhan modern tapi juga mempertahankan sebagian besar bangunan lamanya.

Kedua bangunan ini punya ciri arsitektur kolonial dari jaman pemerintahan Ingris di singapore dulu. Supreme Court Building dibangun tahun1936 dan selesai tahun 1939, arsiteknya Frank Dorrington Ward. Sedang gedung City Hall bahkan agak lebih tua, dibangun tahun 1926 yang arsiteknya A. Gordon dan S. D. Meadows. Tadinya gedung ini awalnya dikenal sebagai Municipal Bulding dan setelah tahun 1963 gedung ini difungsikan sebagai City Hall (balaikota). Gedung ini banyak jadi saksi sejarah termasuk ketika Admiral Lord Louis Mountbatten menerima pengakuan kekalahan pasukan jepang di perang dunia 2 tgl 12 september 1945.

Yang menarik dari bangunan ini dipertahankannya beberapa ruang yang jadi ciri khas fungsi sebelumnya, misalnya di gedung Supreme Court masih depertahankan ruang ruang holding cell dimana para tersangka ditahan dulu sebelum masuk ke ruang siding. Bahkan passage way yang menghubungkan ruang holding cell dan ruang siding juga masih bisa berfungsi, jadi dari holding cell mereka langsung masuk ke ruang sidang. Ade Dakara sempet foto2 didalam ruang tahanan ini.. 🙂

Now back to the Gallery, gallery ini mengklaim memiliki koleksi terbesar di dunia tentang karya seni yang berasal dari Singapura dan Asia Tenggara, dan ini sepertinya cukup akurat karena banyak banget karya seni dari asia tenggara termasuk dari Indonesia yang dipajang. Beberapa karya dari maestro maestro Indonesia termasuk Raden Saleh, Basuki Abdullah dan Affandi terpajang disini. Bahkan dipajang juga maket awal dari patung pancoran…yes Pancoran yang di tebet ituuuh.

National Gallery ini terdiri dari 2 gallery utama, yaitu DBS Singapore Gallery dan UOB Southeast Asia Gallery, yang sesuai namanya masih DBS Galley memamerkan karya karya dari seniman Singapore mulai dari abad 19 yang memberikan pijakan untuk identitas kebudayaan di Singapura, sedangkan UOB Gallery memamerkan karya karya lain dari seniman di Asia Tenggara.

Indonesia sebenernya punya tempat yang Istimewa banget di gallery ini, ada bagian khusus mengenai seni dari Indonesia, bahkan ada satu dinding yang bertuliskan quote-quote dari para seniman Indonesia dan yang menariknya…ada quote dari president pertama Indonesia, Ir Soekarno yang seperti kita tau adalah seorang penggemar seni dan juga seorang Arsitek, satu almamater looh sama chuamiy gw.. bangga banget deh doi.. wkwkwk

Selain dari 2 gallery utama tadi juga ada beberapa gallery yang tidak permanen, salah satunya Keppel Center for Art Education, yang pasti cocok banget kalau bawa anak anak. Disini sering ada workshop dan activities. seru lah pokoknya.

Kalau udah puas jalan jalan ngeliat karya seni, naik deh ke lantai paling atas, disitu ada café dengan pemandangan ke arah marina, kalau ngga mau ngafe bisa juga kok Cuma buat foto foto, suwer keren abis.

Gw jual tiket Singapore National Gallery inih yang pastinya lebih murah daripada kamu beli di counter sana.. Contact gw via Whatsapp ke +6590253023 yaa utk kita janjian blinddatingan di Changi pas kamu landing 🙂

Cara ke National Gallery

Gampang… naik MRT turun aja di City Hall (green/red line) lalu keluar dari exit B. setelah diatas, ikutin aja canopynya. Disebelah kiri dah keliatan kok gedung nya.

Setelah di Coleman Street tinggal nyebrang untuk masuk ke gedungnya. Sebenernya ada 2 entrance nya, 1 dari coleman street ini atau dari arah Parliamen Plain, tapi yang deket ke MRT ya yang dari coleman street ini.

Rendezvous Hotel : Hotel Cantik Nan Strategis

Hai hai.. Semoga kita semua dalam keadaan sehat walafiat.. amiiieenn.. 🙂

Okeh.. gw mau jujur =D..  sebenernya gw dah agak lama nyobain hotel yang satu ini.. waktu itu jalan bencoolen masih ditutup untuk pembangunan MRT station bencoolen jadi eijkee pikir nanti ajalah dibahasnya hotel ini waktu MRT baru nya sudah jadi. Eng ing eeeennnggg.. sejak tanggal 21 october kemaren MRT blue line ini sudah lengkap terbangun dan terbuka untuk umum. Sekarang nyaman banget karena untuk bisa sampai ke hotel di daerah bencoolen ini hanya perlu 1x ganti MRT dimana sebelumnya perlu paling tidak 2x ganti kereta kalau dari changi.

Bencoolen ini juga daerah yang unik dan sangat stategis. Ngga jauh dari Orchard tapi juga deket ke bugis dan juga ngga jauh ke daerah marina. Sebelum ada Blue Line MRT konektivitas daerah bencoolen tergantung ke Yellow line ke arah Dhoby Ghaut dulu baru setelah itu bisa ke daerah lain, nah sekarang semenjak ada Blue Line dari Bencoolen MRT bisa nyambung langsung ke Chinatown tanpa harus pindah di Bencoolen dan juga bisa nyambung ke Bugis tanpa harus pindah jalur. Dan asiknya lagi entrance ke MRT station Bencoolen ini letaknya persis disebelah Rendevous Hotel yang akan eijkee bahas inih.

Hotel ini sebenarnya adalah sebuah bangunan konservasi, tadinya fungsinya restorant Hock Lock Kee sejak tahun 1950 an, sampai sekitar tahun 2013 direnov abis dengan konsep baru yang menggabungkan unsur Peranakan dan Retro.

Waktu kami nginep kami nyobain kamar Junior Suite nya supaya bisa nyobain dan ngereview club facilitiesnya. Kamarnya relative kecil untuk kelas Junior Suite, Cuma sekitar 40m2 dan letaknya di pojokan jadi room arrangementnya agak kagok kalau menurut eijkee sih. Kalau deluxe room nya sekitar 36m2 (which quite spacious for a deluxe room) jadi kayaknya mendingan ambil deluxe nya deh.

Kamar Junior suitnya ini ada living areanya walaupun kecil, tapi lumayan lah kalau punya anak yang udah agak besar bisa tidur di sofa nya atau bisa juga untuk nambah extra bed. Kalau dari kamar pemandangannya kearah Bencoolen Street dan Bras Basah street.
Fasilitas lainnya relatif standard buat hotel bintang 4, seperti gym, kolam renang, all day dining resto dll..

Breakfast nya boleh dibilang biasa banget, standardnya sih OK tapi variety nya terus terang agak terbatas dan rasanya juga biasa banget. Gw cuman suka banget sama suasana di Resto tempat sarapannyah.. karena hotel ini di hoek, jadi pemandangan menghadap ke jalanan Bras Basah Street dan Bencoolen Street.. tampak dari luar sangat mewah keliatannya.. Tapi kalau kamu pilih kamar yang ngga pake breakfast, jangan takut.. karena nyari sarapan di sekitar hotel banyak kok…tinggal nyebrang aja ada Food Court dan jalan sedikit ada restoran Padang Put3(Putri) yang lumayan enak dan yang pasti halal.

Overall, Hotel cukup nyaman buat yang cari akomodasi yang gak terlalu jauh dari Orchard tapi dengan harga yang agak lebih bersahabat. Hotel ini juga cocok untuk yang butuhakomodasi untuk acara kantor atau rombongan besar karena jumlah kamarnya banyak dan juga banyak tersedia kasur twin bed. Selain itu hotel ini juga punya drop off area yang luas dan muat buat bis 45 seater.

Walaupun lokasinya engga persis ada di Orchard road tapi relatif deket, sebetulnya bisa aja jalan kaki dari atau ke Orchard. Tinggal naik MRT ke Orchard lalu dari sana jalan kaki aja menelusuri toko-toko dan mall mall di Orchard sampai ujung di sekitar Concorde Hotel, abis itu bisa diterusin jalan kaki lagi atau naik bus no 16/36/106.. sampe deh persis didepan hotel.

Lalu secara transportasi publik juga super nyaman. Disebelah hotel persis ada entrance ke MRT Bencoolen (Blue Line) yang ddari situ bisa langsung ke Bugis, Chinatown, Little India dan bahkan langsung ke EXPO dan tinggal pindah ke Kereta yang ke changi dari EXPO. Bras Basah MRT Cuma sekitar 100 m, didepan hotel persis ada bus stop yang bisa kearah marina. Kalau mau ke SUNTEC/Espanade bisa naik MRT Cuma 1 station brenti di Espanade MRT. Kalau ke sentosa tinggal ke Dhoby Ghout dan pindah yang Ungu ke Harbourfront. Ooh ya kalau mau ke Sentosa jangan naik yellow line yang kearah Harbourfront ya karena akan muter jaaauuuhh banget…mending ke dhoby ghout dulu baru pindah yang purple line ke Harbourfront, atau naik kearah Chinatown dan pindah disana ke Purple Line untuk ke arah Harbourfront.

Cara ke Rendevous Hotel

Hotel ini ada di tempat yang strategis, Cuma 3 station dari Orchard MRT, atau 1 station dari Dhoby Ghout MRT..pasnya ada di Bras Basah MRT (yellow line). Kalau dari Changi, naik MRT sampai EXPO (Cuma 1 station) lalu pindah ke jalur Biru (Blue Line) dan langsung sampai ke Bencoolen station.

Keluar dari station langsung ketemu hotelnya.. super duper easy! Dan asiknya lagi blue line ini relatif lebih sepi dibanding green line, jadi hampir pasti dapet tempat duduk.

Double Helix Bridge : Jembatan Keren Sophisticated Banget!

Kali ini gw pengen bahas satu lagi jembatan yang super cantik di daerah Marina, namanya Double Helix Bridge.. Emang keren ya jembatannya sampai harus dibahas? Trust me this one worth it banget untuk gw bahas.. salah satu spot yang instragamable deh di Singapore.. Daaannn route lari yang OKeh buat kalian yg doyan olah raga lari 🙂

Sesuai dengan namanya jembatan ini didesign dengan inspirasi dari bentuk DNA (Deoksiribo Nucleic Acid) yang berupa jalinan dua helix (kata helix ini sendiri artinya bentuk yang melingkar). Kenapa insiprasinya bentuk DNA? Wah saya juga ngga pasti kenapa tapi intensi awalnya sih memang ingin membuat sebuah jembatan pedestrian yang iconic untuk daerah Marina Bay ini dan juga harus terlihat ringan karena disampingnya adalah jembatan mobil dengan struktur yang lumayan masif.

Kalau klaimnya LTA (Land Transport Authority) design seperti ini adalah unik dan pertama ada di dunia. Design ini juga dapet penghargaan  sebagai “ World Best Transportation uilding award”.

Yang merancang jembatan ini kolaborasi Cox Architecture dari Australia dengan A61 Architect, dan Arup sebagai structure engineer nya, sebenernya permintaan/requirement awalnya lumayan susah juga. Jembatan ini harus iconic dan juga harus bisa menghubungkan pedestrian dari arah marina bay menuju promenade secara “seamlessly” dan juga terlindungi, makanya sekarang kita bisa liat di jembatan ini juga ada glass canopy nya. This Glass canopy actually very smart solution kalau kata si hubbie.. simple yet sophisticated, elegant, and the most important thing the problem is solved!

Kalau udah malem jembatan ini akan terlihat cantik banget karena lampu lampu LED nya, bagian dalam akan terlihat putih terang yang juga berguna untuk penerangan jembatannya itu sendiri dan di bagian luarnya akan berwarna biru yang sekaligus mempertegas bentuk melingkar dari strukturnya.

Ditengah tengahnya ada 4 cantilever platform yang agak menjorok keluar dari jembatannya. Spot spot ini suwer asik banget kalau mau poto poto daerah marina. Ke arah selatan akan kelihatan Marina bay Sands hotel dan Art Museum, dan ke arah utara akan keliahan marina square dan Suntec area.

Perhatiin deh detail di jembatan ini, kita akan menemukan huruf huruf c,g, a dan t. Nah buat yang sudah belajar biologi (lebih tepatnya yang masih inget) ini melambangkan cytosine, guanine, adenine dan thymine, mereka inilah yang membentuk DNA seluruh mahluk hidup di bumi yang bulat pepat ini. Jadi jembatan ini bukan hanya bentuknya yang nyama nyamain bentuk DNA tapi beneran sampai level yang cukup detail.

Cara ke Double Helix Bridge

Double Helix bridge terletak sejajar dengan bayfront avenue yang menghubungkan Marina Bay Sands dengan daerah SUNTEC dan marina termasuk juga bisa nyambung dengan esplanade

Cara paling deket untuk ke Double Helix Bridge yaitu dengan MRT, bisa turun di Promenade dan dari situ tinggal nyebrang

Bisa juga dari arah marina bay sands shopping mall, MRT nya Bayfront. Keluar MRT langsung aja masuk ke shopping mall nya dan naik ke lantai 3 dan keluar kearah promenade nya. Dri situ jembatannya sudah keliatan di sebelah kanan.

Urban Redevelopment Agency : Surga untuk Para Arsitek, Pecinta Gedung, Tata Kota dan Urban Management

Alright… sekarang eijke pengen ngebahas yang agak agak beda, tempat ini sebenernya lebih seperti museum dan tempat belajar. Dan tempat ini surga banget buat para Arsitek, pecinta gedung, tata kota dan urban management.

Karena ini memang tempat pameran, jadi yah totally FREE..  Gratis! asik kaann? jadi ga hanya jalan-jalan.. tapi nambah ilmu juga 🙂

Jadi ceritanya kantornya chuamiy sayah yang lagi ngerayain 50th anniversary bikin exhibition untuk memamerkan banyak karya-karyanya baik yang di Singapore dan juga yang di luar Singapore. Nah kebetulan dipamerinnya di gedung URA Gallery ini, nah sekalian deh eijkee digeret kesini sambil ngeliat liat karena selama ini sering diajakin tapi eijkee males-malesan aaahh paling gitu-gitu ajah.. eeeehhhh tenyataaah whuaaaa kereeeenn abiiizzzz..

URA yang kepanjangannya adalah Urban Redevelopment Agency ini adalah sebuah badan di pemerintahan Singapore yang ngurusin tentang kebijakan pembangunan dan juga yang merancang masterplan Singapura ke depannya. Semua informasi ini sifatnya terbuka, jadi jelas banget semua orang bahkan turis sekalipun bisa lihat suatu daerah itu rencananya mau dibuat apa dan untuk siapa.

Kalau ngebayangin informasi jangan bayangin Cuma ada buku dan tulisan kecil kecil ya, di Gallery ini informasinya udah multi media, canggih banget dah kayak di pelem pelem gitu dehhh hahahaha lebay. Tapi serius, informasinya tersusun dengan jelas baik secara grafis juga secara konten. Dibeberapa ruang juga dibikin display interaktif yang menarik banget apalagi untuk anak anak.

Dan yang istimewa banget sebenernya adalah maketnya, di lantai 1 ada maket seluruh singapore. Karena seluruh singapore skalanya jadi kecil dan tidak detail. Nah coba deh naik ke lantai 2, stelah naik escalator langsung belok kiri. Nah perjalanan kita dimulai dari sini, pertama tama kita akan diminta isi buku tamu dan setelah itu langsung masuk ke ruangan pertama. Ikutin aja flow ruangannya informasinya disusun rapih berdasarkan topik dan ada juga yang berdasarkan waktu jadi bisa keliatan seperti apa singapura tahun 70 an dan perubahan apa aja yang dilakukan sampai jadi kayak sekarang.

1 hal yang bisa diambil pelajaran, singapore ini ngga ujug ujug jadi seperti ini, tahun 70 sampai awal 80 an singapore ini bahkan lebih kotor dari keadaan jakarta pada waktu yang sama. Bayangkan sodara sodara.. Jakarta at some point of time was cleaner than Singapore, lah kok sekarang Singapore bersih sampai hampir steril begini sedangkan Jakarta justru jadi kotor.

Singapore river yang sekarang bersih itu dulunya lebih kotor dari ciliwung ( ciliwung sih dah lumayan lah ya sejak gubernur kemaren dan semoga dijaga lah dan kalau bisa lebih bersih lagi) dan sekarang Singapore river itu adalah bagian dari sistem cadangan air minum singapore bayangkan gimana ngebersihinnya, nah di URA Gallery ini bisa kamu lihat buktinya dan ada foto fotonya seperti kata anak jaman now.. no pix = hoax.

Soal air minum ini ternyata soal pelik buat Singapore, bersyukurlah orang Indonesia dimana cari air minum itu tinggal bor langsung sedot pake pompa. Waktu Singapore baru merdeka mereka bahkan harus import 90% dari kebutuhan air minumnya dari Johor dan harus bikin perjanjian khusus supaya suply air nya ngga di cut sama malaysia. Dan sekarang keadaannya sudah berbalik importnya cuma 10% dan lebih buat cadangan aja, 90% nya sudah dipenuhi sendiri dengan berbagai cara termasuk menadah hujan dan menyimpannya di danau danau (reservoir) misalnya di McRitchie dan Bedok termasuk juga dareah marina Bay. Look how smart they are, they need a BIG water reservoir untuk simpen cadangan air minum in the same time daerah itu dijadikan tempat wisata. Semua yang jualan di sekitar marina bay itu pasti bayar pajak kan dan juga sewa tempatnya pasti lebih mahal dibandingkan tempat lain, nah dari uang itu dipakailah sebagian buat menjaga kebersihan daerah itu, jadi sama sama saling menguntungkan. Jadi air minum Singapore itu Cuma dari air hujan? Ya ngga laaah, sebagian besar justru dari mengubah air laut menjadi air minum dengan teknologi reverse osmosis dan pusatnya di lakukan di marina barrage yang pernah juga eijkee bahas sebelumnya.

Bukan hanya management air minum, tapi juga pembangunan refinery minyak sampai cara mereka menyimpan senjata juga dijelasin disini, wait wait …senjata? YESS Singapore juga nyimpen senjata dan nyimpennya rapih banget di bawah tanah. Jadi Singapore ini punya strategy, mereka tau wilayahnya sangat super duper kecil dan yang kecil itu dimaksimalkan banget. They go higher as well as go deeper, diatas tanah mereka memaksimalkan pembangunan geung tinggi untuk pemukiman dan untuk infrastruktur seperti penyimpanan cadangan minyak, air dan senjata mereka membangun kebawah, dah liat aja sendiri deh ke URA Gallery, bisa banyak belajar kita.

Nah setelah puas belajar dari semua informasi itu, di bagian akhir dari gallery ini muncul the best part of this gallery. Ya akhirnya nemu maket downtown Singapore dengan skala yang cukup besar jadi gedung gedungnya terlihat sangat detail. Dah berasa jadi raksasa deh disini gedung gedungnya bener bener dibuat sangat detail menyerupai bangunan aslinya dan bahkan lingkungannya juga mirip banget.

Dan untuk para ibuk-ibuk.. tenaaaaang.. banyak spot-spot kerena disana bisa untuk narsis-narsisan foto-foto.. hihihi

Cara Ke URA Gallery

OK …mending naik MRT aja ya biar gampang, tapi agak jalan dikit sih, gak papa lah ya biar sehat,

Ada 3 MRT station yang dekat dari URA Gallery ini yaitu Tanjung Pagar (green line) Telok Ayer (blue line) dan chinatown (purple/blue line) dan masing masing jaraknya relatif sama sekitar 300-400 meteran, paling jauh sih China town dan paling deket Tanjung pagar.

Jadi sebaiknya lewt tanjung pagar MRT aja deh, abis itu cari exit F, keluar langsung belok kanan dan cari Maxwell road belok kanan lagi, jalan terus aja sekitar 300 meter (3-4 menit) ketemu deh Geduung URA di sebelah kanan.

Kalau emang kebetulan dari Chinatown boleh juga, keluar dari MRT yang di pagoda street jalan terus sampai ujung lalu cari bus stop, naik no berapa aja, Cuma 1 bus stop kok. Lalu jalan aja menelusuri jalan south bridge road itu sampai ketemu jalan maxwell road tinggal belok kiri. Setelah itu akan ketemu Maxwell Road food court center nah URA ada persis setelah food center itu.

Hotel Boss : Hotel Baru Super Strategis Dekat MRT Lavender

Hai Hai… sorry nih dah lama ngga nulis, walaupun request berdatangan untuk minta review beberapa hotel dan update terbaru soal Singapore.

Salah satu yang banyak banget requestnya adalah soal hotel Boss, “teh Darling bahas Hotel Boss doooong!”.. jadi ajah weekend kemaren gue and chuamiy “pacaran” deh nyobain Hotel Boss utk gue review and gue tulis di JalanJajanSingapura.com tercinta inih 🙂

Hotel Boss emang lumayan gress dan selain letaknya yang deket dengan MRT juga harganya yang bersahabat dengan kantong most of tourist dari Indonesia. Hotel Boss baru dibuka sekitar pertengahan tahun 2016 jadi lumayan fresh. Hotel Boss masih satu management dengan V hotel baik yang di lavender ataupun di bencoolen, dari mana taunya? Karena seragamnya sama hehehe.. *sotoy ajah sih gue..*

Lobby hotel ini bisa dibilang lumayan luas buat ukuran hotel bintang 4 dengan harga segitu, lift nya juga banyak jadi waiting time di lift untuk ke kamar lumayan cepet. Tapi setelah sampai atas baru tau alasanya, ternyata di setiap lantainya ada 100 kamar jadi total ada sekitar 1500 kamar di hotel ini. Pantesan aja lobbynya rame banget walaupun besar. Lobby yang extra size ini berguna banget kalau kita mau bawa rombongan, drop off nya juga bisa muat 3-4 bus besar plus beberapa bus kecil jadi super nyaman kalau mau handle big group.

Kemaren kita nyobain kamar Superior Double dengan harapan bisa ngasih referensi yang cukup akurat buat blindaters dan calon blindaters guweh yang pengen tau kondisi kamar di Hotel Boss ini.. jadi ngga kaget, under estimate atau bahkan over expected tentang kamar di Hotel Boss.

Kamar dan kamar mandi nya terasa bersih dan nyaman walaupun sederhana dan harus diakui kamarnya kecil kalau tidak bisa dibilang sempit banget. Strickly cuma muat untuk maksimal 2 orang dewasa dan 2 orang anak umur maksimal 10 tahun, lebih dari itu akan maksa dan ngga akan nyaman. Nambah extrabed juga tidak mungkin karena memang tidak ada tempatnya. Jadi kalau mau lebih besar dan muat untuk 3 dewasa mendingan ambil yang triple room. Kamar mandinya pun pas banget dan agak sempit kalau misalnya mau dipake berdua sekaligus. Untuk kalian yang big family, ada juga kamar Family Quad yang bisa untuk 4 dewasa 2 anak.. jadi kasurnya 2 Queen size beds.. pastinya kamarnya juga lebih luas dong daripada kamar Superior double 🙂

Kamar yang relatif kecil ini untungnya bersih dan terawat, juga disediain complimentary bottle water dan pemanasnya dan tentunya juga ada kopi instan dan teh.

Karena kemaren pas nyoba si hunnie bunnie lagi agak flu jadi kami ngga sempet nyemplung ke kolam renangnya tapi teteeup dong kami samperin dan took a few photos. Kolam renangnya lumayan luas dan bahkan lebih luas dibanding dari v hotel, Gymnya relatif kecil Cuma ada 1 treadmill, 1 static bike dan 1 benchpress. Oh ya ada yang beda, di lantai 4 ini ada fasilitas laundromat jadi kita bisa nyuci baju sendiri dan ada dryer nya juga, murah kok Cuma $2 untuk nyuci dan $2 untuk Dryer jadi kalau mau liburan agak lama ngga usah kawatir kehabisan baju.

Waktu kita nginep kemaren kami sengaja beli kamar tanpa sarapan, bukannya ngga enak dan ngga layak direview, tapi kami ingin nyoba sarapan disekitar hotel yang emang banyak dan ternyata banyak juga yang ada label halalnya. Tapi kalau mau nyoba yang include breakfast juga OK, karena hotel ini resto all day dining buat breakfastnya ada yang khusus halal. Breakfast halal di lantai 4 selantai dengan kolam reanng dan yang biasa (non-halal) di lantai 1.

Di area sekitar hotel ini banyak terdapat makanan enak enak, bahkan ada food court jadi lumayan murah. Ayam penyetnya lumayan enak dan halal. Bicara makanan enak dan halal ngga lupa sup tulang dong, nah dari hotel tinggal jalan sekitar 1,5 blok (sekitar 500 m) dan nyampe deh ke the famous MA Deen Biasa yang pernah eijke bahas. Deket situ juga ada DimSum Place yang mana dimsum nya halal.. kapan kapan dibahas juga deh.

Overall, Hotel ini adalah pilihan yang perfect buat orang yang pengen jalan-jalan dengan bugdet agak mepet tapi tetep pengen dapet akomodasi yang nyaman dan deket MRT sehingga mudah kalau mau kemana mana.

Lalu secara transportasi publik juga nyaman banget, Bugis bisa dicapai dengan jalan kaki, City Hall just 2 MRT Station away dan dari city hall ini tinggal pindah ke red line untuk ke Orchard. Mau ke Sentosa? Ya tinggal ke bugis pindah ke Downtown line (blue line) untuk ke chinatown dan pindah ke Purple line atau bisa juga naik green line sampai outram park dan pindah ke Purple line untuk ke Harbourfront.

Mau ke Mustafa? Surprisingly hotel ini deket banget ternyata, tingal jalan kaki karena memang ada di jalan yang sama yaitu Syed Alwi Road. Ikutin aja jalan disamping hotel boss ini ke arah utara, setelah nyebrang dari Jalan Besar road mustafa dah kelihatan.

Dan, dibawah hotel ada minimart dan beberapa souvenir shops.. untuk kalian yang ga sempet cari oleh-oleh, bisa langsung cuzz ke bawah belanja oleh-oleh last minute 😉

Cara ke Boss Hotel

Walaupun ngga nempel persis diatas MRT station tapi lokasinya sangat sangat strategis. Hotel ini terletak diantara Bugis MRT dan Lavender MRT, lebih dekat ke Lavender MRT sih. Kalau dari bugis 2 stop bus station jadi sekitar 600 m kemaren sih eijke jalan ke Bugis sore sore Cuma sekitar 7-8 menit jalan santai banget. Kalau ke Lavender paling kemaren kita coba ukur jarak dan waktunya ternyata Cuma sekitar 3 menit dan jaraknya Cuma sekitar 300 m, so nyaman banget lah.

Pas nyampe di Lavender MRT langsung aja keluar di exit B-nya nanti ketemu Mc D langsung terus ikutin jalan, nanti ada jembatan untuk nyebarngin sungai nah hotel Boss persis setelah jembatan itu, dari keluar MRT juga udah keliatan kok bangunannya.

Sentosa Day Fun Pass Play 5 : Buat Kalian yang Mau Main Puas Seharian di Sentosa

hai haiii calon blinddaters sayah yg maniiisss.. 😍 *gombal ah skali2*.. 😁

How are you..? semoga sehat semua yak.. jadi planning jalan-jajan kalian lancar 🙂 kali ini gue akan bahas ga hanya 1 tapi lo bisa pilih 5 permainan di Sentosa yang pastinya seru..

Setiap orang lain-lain kan selera jalan-jalannya.. nah Sentosa kasih para turis yang manis-manis (ciyeeh) option untuk bisa pilih 5 permainan di Sentosa dengan 1 harga murah!! dan gilanya lagi, gue jual lebih murah lagi.. wkwkwk.. life is beautiful banget kan? ☺️

jadi ginih.. di sentosa itu buanyaaakkk banget jenis wisata berupa show, permainan, pemandangan, dan kawan2  yang kalian bisa nikmatin.. Nah ada 1 jenis tiket namanya Sentosa Day Fun Pass Play 5.. Jadi kalian bisa pilih 5 diantara permainan/show dibawah ini :

Valid for 1 day from 9am^

DAY FUN Pass attractions include:

  • 4D AdventureLand: Desperados in 4D
  • 4D AdventureLand: Extreme Log Ride
  • 4D AdventureLand: Journey 2: The Mysterious Island
  • AJ Hackett Skybridge
  • Butterfly Park & Insect Kingdom
  • KidZania Singapore 2-Hour TranZit PaZZ
  • MegaBounce or MegaJump @ Mega Adventure Park
  • MOSH!
  • Segway® Fun Ride (2 Rides) or Bi-Pedal Bicycle (2 Hours)
  • Sentosa Merlion
  • Skyline Luge Sentosa (1 Luge & 1 Skyride)
  • Singapore Cable Car – Sentosa Line ONLY
  • Trick Eye Museum Singapore
  • Wave House Sentosa – Catch-A-Wave (2 Tries)
  • Wings of Time (Standard Seat)
  • Madame Tussauds Singapore & Images of Singapore LIVE (2-in-1 Combo)* – Worth 2 Credits
  • S.E.A. Aquarium & Royal Albatross Dockside Non-Sailing Tour (2-in-1 Combo)# – Worth 2 Credits – Note: Royal Albatross Dockside Tour last entry is at 2:30PM

Nahh.. dari semua jenis permainan/show diatas, kalian bisa pilihh 5 dan HARUS dimainkan dalam 1 hari.. namanya juga day pass.. hehe..

Caranya..? kabarin gue kalau mau tiket sentosa play 5 ini, nanti kita janjian ktmuan di Changi pas kalian landing.. dan tiket ini tidak open date, ya.. jadi tiket harus digunakan di tanggal yang tertera di voucher.. Kalian tinggal ke salah satu counter yang ada disana, dan pilih deh 5 wahana yang kalian mau.. nanti petugas di Sentosa akan kasih kamu tiket fisik untuk masing-masing permainan itu 🙂

Contact gue yak via WA ke +6590253023.. blinddating deh kitaaaah di Changi Airport ☺️

 

 

KidsStop @Science Center : hati-hati balita kamu ga mau pulang

Hai hai mau curhaaatttt.. kemarin sayah “ditegur” sama pembaca jalanjajansingapura.com inih.. katanyah, “duh update tulisan doooonk!” .. *glek* iyah yah dah berapa bulan coba ga nulis lagi.. nih deh gue sekarang sempetin bahas salah satu ide jalan-jalan seru tapi khusuuusss buat kalian yang punya balita dan batita.. Berhubung anak-anak gue dah pada abegeh, jadi yah gue “pinjem” foto-foto dari Aninda, temen gue yang bawa anak2nya kesana dan totally ga nyesel! 🙂

Eh tapi gue harus warning dulu.. kalau bawa mereka ke tempat ini, siap-siap mereka betah dan ga mau pulang.. karena ini deh yang dialami Aninda ketika bawa Akhyar dan Alisha yang waktu itu 6 dan 2 tahun.. totally ga mau pulang! haha

KidsStop memang di design sangat anak-anak.. tempat yang nyaman, luas, dan mereka bebas explore apa aja yang ada disana.. sambil belajar tentang science, berinteraksi dengan anak-anak lain dan para orang tua juga bisa ikutan asik mengajari anak-anak balita-nya lho..

Disana ga cuman main-main lho, tapi balita-batita akan banyak belajar.. ada Typhoon Simulator, merasakan kencangnya angin.. belajar anatomi tubuh, main masak-masakan, jadi astronot ke bulan, jadi peneliti cari-cari fossil.. wah seruuu!

KidsStop ada di Science Centre, Jurong.. jadi bisa banget sekalian masuk Science Center + OMNI utk anak kamu yang sudah remaja dan orang tua asik juga belajar science disana.. gue pernah bahas Science Centre + OMNI disini..

Cara ke KidsStop :

Letak KidsStop ini di Science Center, Jurong.. kalau kalian mau ke KidsStop aja, ga perlu beli tiket Science Center juga koq.. bisa hanya KidsStop ini aja.. pesen ke gue tapi yak.. wkwkwk teteeeuup 😉

Cara paling gampang adalah dengan naik MRT. Kalau kamu mulai dari arah bugis, naik yang green line ke arah Joo Koon dan berhenti di Jurong East atau kalau dari arah Orchard/Novena tinggal naik yang red line ke arah Jurong east.. sama aja kok..

Nah dari Jurong East MRT Station ini coba cari bus interchange nya lalu naik bus no 66 atau 335, Cuma 2 bus stop kok. Kalau mau pulang tinggal naik dari bus stop yang sama dan naik bus no 335 atau 198  ke Station Boon Lay… gampang lah..

Festive Hotel Sentosa : Alternatif Hotel Keluarga di Sentosa

Hai hai calon blinddaterskuwh.. apa kabar..? semoga semua sehat yaaa.. 🙂

Tulisan ini harusnya tayang beberapa minggu yang lalu tapi karena satu dan banyak hal… maap ya baru sempet tayang sekarang..

Gw mau cerita lagi salah satu hotel yang bisa jadi favorite buat liburan sekeluarga di Sentosa, khususnya yang mau nginep di deket deket Universal Studio Singapore supaya kalau udah tepar jalan jalan seharian bisa langsung istirahat dengan nyaman.

Seperti juga hotel hotel lain di lingkungan Resort World Sentosa (RWS) seperti Hard Rock Hotel, Hotel Michael, Equarius Hotel & Beach Villa dan Crockford Tower, Hotel Festive ini juga nyambung langsung dengan USS, SEA Aquarium dan Adventure Cove Waterpark.

Festive hotel ini memang didesign khusus buat keluarga, design kamarnya pas banget buat keluarga dengan 2 orang anak atau juga bisa dimungkinkan untuk keluarga yang bawa pengasuh. Kamarnya semua deluxe family room bedanya cuma pemandangannya, ada yang standard, pool view, atau garden view. Setiap kamar kasurnya ada yang king size atau twin single + 1 bunk bed untuk anak dan 1 sofa yang bisa jadi sofa bed. Waktu kami coba disana sih kita ambil yang deluxe family standard karena toh kamarnya sama cuma beda pemandangannya aja..

Kalau dari kualitas design dan amenities hotel ini ngga kalah lah sama hotel bintang 5 lainnya disekitaran RWS ini, bahkan langit langitnya terasa lebih tinggi. Dan asiknya, banyak fasilitas dari festive ini banyak yang shared dengan hotel lainnya.jadi serasa kita nginep di beberapa hotel sekaligus.

Swimming pool hotel ini secara design sebenernya agak “biasa” aja, just normal olympic size swimming pool. Tapi yang agak istimewa sebenernya kolam anaknya.. ukurannya dan kedalamannya pas banget buat anak anak 1-4 tahun, amaaann dan ortunya juga bisa ikutan berendem karena ada jacuzzi nya juga.

Kalau bosen dengan kolamnya yang biasa aja, gampang, tinggal nyebrang aja ke kolamnya Hard Rock Hotel yang keren dan pake pasir bener jadi kayak di pantai gitu. Tenang aja, boleh banget koq berenang di Hard Rock Hotel karena 2 hotel ini memiliki operator yang sama.. jadi tamu dari Hotel Festive bisa juga pake semua fasilitas di Hard Rock.. dan sebaliknya 🙂

Oya.. Hotel ini ngga ada restoran nya, jadi kalau pesen kamar yang include breakfast kita akan dapet breakfast di hotel Michael yang ada di sebrang dari hotel festive ini. Sebenernya di deket lobby ada juga resto papa rich yang nyediain breakfast set, tapi ya bayar hehe. Sebenernya gak perlu perlu amat pesen kamar yang termasuk breakfast karena Cuma jalan dikit aja banyak banget restoran buat nyari sarapan. Di Retail mallnya relatif ada apapun yang kita mau.. dari McD sampai Toast Box.

Cara Ke Festive Hotel Sentosa

Ada 2 cara utama ke Hard Rock Hotel Sentosa:
1. Pake Taxi tinggal bilang dan nyampe xixixi

2. Naik MRT, turun di Harbourfront MRT, lalu darisana naik ke lantai 3 untuk naik Sentosa Express Monorail untuk ke sentosa, turun di Imbiah Station. Keluar dari Imbiah Station tingal belok ke kanan, terus aja sampai ketemu escalator turun lalu turun langsung balik badan dan itu sudah masuk ke festive walk. Dari titik itu festive ada di sebelah kanan, kalau ke kiri kita ketemu Hotel Michael. Jalan terus aja sepanjang Festive Walk yang di kanan kirinya itu ada deretan toko toko muali dari kosmetik, jam tangan mewah dan ujungnya ada toko Lego.

Oh ya jangan lupa sebelum masuk ke Sentosa baik kalau naik taxi atau naik MRT tunjukin voucher hotel yang sudah kita miliki supaya bisa dapet free entry ke Sentosa, kalau naik Monorail tunjukin di Visitor Service yang ada di Vivo sebelum naik Monorailnya. Dan juga setelah check in, nanti akan dikasih free untuk ke sentosa untuk 3 hari, lumayan kan..

Tok-Tok Indonesian Soup House Restaurant : Gw yakin lo doyan!

yeelooow jeeloooww, calon blinddaters-kuwh.. ktm lagi kitah di Jum’at barokah inih.. 😉 long weekend, bo’ besok.. 😉

kali ini gue mau bahas sesuatu yang gue yakin semua pasti doyan.. soalnyah gue dah berkali-kali kesana, bahkan 2 hari berturut-turut, sangking enaknyah dan males deh makan yg lain kalo lagi disekitar sana.. weits, penasaran dong..? baca yak..

Resto ini namanya Tok-Tok Indonesian Soup House.. sesuai namanya, resto ini menyuguhkan segala makanan yang pake kuah.. Sop buntut, soto betawi, soto mandura, soto ayam, soto mie, mie kocong bandung, mie ayam jamur.. itu main course nyah.. belum lagi jajanan khas Indonesia ada somay bandung, roti bakar, telor rebus, hadeeeehhh laper nih jadinyah.. dan harganya-pun worth it lah dengan rasanyah..

and you know what..? buat kami para perantau yang pastinya kangen masakan negeri tercintah, pas banget resto ini hadir baru beberapa bulan belakangan.. 🙂

Pertama kali gue kesana, gue ajak temen kuliah gw di Perth dulu, si tante Mila Damanik, and princess kecilnya, Aimee.. ya lah, secara mereka muslimah sejati, nyarinyah yg halal dong.. resto ini halal banget!!

Gw waktu itu pesen Soto Betawi, dan Aimee pesen Soup Buntut.. tau’ ga siih, sangking enaknya, Aimee sampe’ nambah2 lho soup buntutnyah.. cuman yaa, tetep deh ada tapinyah.. porsi nasi putih di resto ini sedikit bangeeet! semoga ownernyah orang Indonesia sesama perantau kayak gw, baca deh tulisan gue ini.. we want more rice, please!! 😉

Oh iyah gue lupa cerita.. Tok-Tok ini juga sedia minuman khas Indonesia, lho.. ga cuman teh botol, tapi ada cendol, es cincau, soda gembira, teh jahe.. OMG! Indo banget kaaannn..

Jadi ga heran deh kalo Tok-tok selalu jadi pilihan resto kami tiap jalan-jalan ngorcherd or ke Somerset..

How to get there :

Tok-Tok ini deket banget sama MRT Somerset Station.. Letak persisnya di Lantai B3-10, 313 Somerset Mall.. gampaaaang banget nemu resto inih.. pokoknya begitu kamu di mall 313 Somerset, turun aja ke lantai paling bawah.. pasti ketemu 🙂

 

Chic-a-boo : Resto fried chicken halal lots of variety :)

 

 

Hi hai ketemu lagiyh kitah.. kali ini  bahas perut ah.. kan pas jalan2 pastinya perut harus kenyang dong.. 🙂 Gue akan bahas Fried Chicken Resto Halal, namanya Chic-a-boo.. kayaknya resto ini belum ada deh di Indonesia.. karena gue juga baru pas disini liat dan nyobain..

Fried Chicken ini sih sebenernya kita dah familiar banget.. pastinya tau dan doyang KFC Fried Chicken dong.. nah, chic-a-boo ini mirip2 KFC.. cumaaannn.. ada cumannyah.. yang spesial dari chic-a-boo ini, side dishes nya bo’.. banyaaaaaak banget pilihannyah.. dan enyaaakk enyaaakkk..

Guilleee banyak kaaannn..?? Favorite gue tentunya curly fries alias kentang goreng keriting dan sweet potato fries (ubi goreng).. enyaaaakkk 🙂 dan roti jagung bulet nyah gratis lho..

Wait wait.. inih belum berita terheboh.. Mereka juga sediakan banyak pilihan paket yang sudah termasuk beberapa side dishes ini, jadi kalian ga perlu nambah bayar lagi..

So.. makan rame-rame dengan teman-teman pun bisa jadi sekalian dipaketin.. ga mahal!! 🙂

Untuk saat ini, karena resto enyak halal asik ini masih tergolong resto baru, jadi resto chic-a-boo ini hanya ada di beberapa mall aja.. yaitu di :

  1. Hillv2 (4 Hillview Rise, #02-12, Singapore 667979). Naik MRT line biru ke Hillview MRT Station. Buka jam 10:00 – 22:00.
  2. Viva Business Park (750 Chai Chee Rd, #01-31, Singapore 469000). Nah tempat ini jauh dari MRT.. mereka lebih jualan ke orang-orang kantoran sekitarnya..
  3. Marina Square (6 Raffles Boulevard, #03-147) . Super easy to go.. naik mrt Esplanade aja, itu dah nempel deh dengan mall Marina Square. Naaahh banyak blinddaters yang pesen tiket ke gue, tapi ga bisa blinddating ma gue di changi, karena landing malam, atau via batam.. mostly mereka akan CoD di Marina Square ktmuan dgn suamiku.. bisa sekalian deh nyobain chic-a-boo ini sambil traksaksi tiket ma chuamiykuwh 🙂
  4. Sembawang Shopping Centre (604 Sembawang Rd, #01-31). MRT terdekat tentu saja Sembawang MRT Station 🙂

Wiskul giiih.. sambil jalan2 ngemall 🙂